“Ini pertama kali saya datang ke Kota Jambi dan saya sangat berterima kasih bisa bertemu dengan Bapak Wali Kota Maulana. Kami telah mengadakan pertemuan yang sangat bermanfaat dan sangat baik,” ujarnya.

Huang He menegaskan bahwa hubungan antara Tiongkok dan Jambi telah terjalin sejak ratusan bahkan lebih dari seribu tahun lalu melalui jalur sejarah dan peradaban, sehingga menjadi fondasi kuat untuk memperluas kerja sama di masa depan.

“Seperti yang disampaikan Bapak Wali Kota, China dan Jambi memiliki hubungan sejarah yang sangat panjang, lebih dari seribu tahun. Ini menjadi landasan yang sangat kuat untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas antara kedua pihak,” katanya.

Ia juga memuji potensi Kota Jambi yang dinilai memiliki daya tarik besar, baik dari sisi sejarah, budaya, maupun sumber daya manusia.

Baca juga:  Tertibkan PKL Tanpa Izin, Walikota Jambi Apresiasi Dukungan Gubernur

“Kota Jambi adalah kota yang sangat indah. Masyarakatnya ramah dan memberikan kesan yang sangat baik kepada saya. Namun menurut saya, potensi besar yang dimiliki Jambi masih perlu dipromosikan lebih luas ke dunia internasional, termasuk ke Tiongkok,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Huang He menyatakan kesiapannya menjadi penghubung dan jembatan promosi bagi Kota Jambi di Tiongkok, khususnya dalam bidang ekonomi, pariwisata, teknologi, pendidikan, dan investasi.

“Saya ingin membantu memperkenalkan Kota Jambi kepada masyarakat dan pelaku usaha di Tiongkok. Saya juga siap mendukung promosi kerja sama di berbagai bidang sehingga hubungan kedua pihak dapat berkembang lebih baik lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas berbagai peluang kerja sama lanjutan yang mencakup bidang pendidikan, teknologi, kesehatan, alat kesehatan, ekonomi, pengembangan industri, hingga pemberdayaan generasi muda.

Baca juga:  Posko Pengaduan Janji Politik Walikota Jambi yang Digagas Dedek Kusnadi Diduga Fiktif, Tak Jelas Lokasi dan Bukti Aduan

Guangzhou, yang dikenal juga sebagai Kanton, merupakan kota terbesar ketiga di Tiongkok, ibu kota Provinsi Guangdong, sekaligus pusat perdagangan utama di wilayah selatan negara tersebut. Kota ini dikenal sebagai “Gerbang Selatan Tiongkok” yang memadukan kekayaan sejarah budaya Kanton dengan modernitas metropolitan.

Rangkaian kegiatan pertemuan tersebut juga diisi dengan penyerahan cenderamata. Pemerintah Kota Jambi menyerahkan plakat Kota Jambi, oleh-oleh khas Jambi, serta batik asli Jambi kepada Konsul Jenderal RRT.

Pemerintah Kota Jambi berharap hubungan yang telah terjalin dengan Kota Guangzhou dan berbagai institusi di Tiongkok dapat terus ditingkatkan melalui program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ke depan, kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Jambi sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi internasional, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat sektor pariwisata dan kesehatan, serta mewujudkan Kota Jambi sebagai kota persahabatan yang maju, berdaya saing, dan berorientasi global.

Baca juga:  Wali Kota Maulana: Nilai Kepahlawanan Harus Diterjemahkan dalam Inovasi dan Pengabdian

“Kami berharap akan semakin banyak kolaborasi di bidang pendidikan, teknologi, pariwisata, kesehatan, kedokteran, alat kesehatan, ekonomi, serta pengembangan kapasitas generasi muda Kota Jambi agar dapat saling bertukar informasi dan pengalaman. Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kota Jambi dan kedua belah pihak,” tutup Wali Kota Maulana. (*)