Peserta turut terlibat dalam kegiatan penilaian sampah rumah tangga serta kampanye edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan konsep zero waste.

Materi terkait isu anti-pembakaran sampah dan pengelolaan limbah medis juga disampaikan oleh Dr. Jorge Emmanuel, PhD, peneliti senior dari Silliman University sekaligus mantan Penasihat Teknis untuk program lingkungan global di United Nations Development Program (2003–2015).

Nurul menyampaikan bahwa pengalaman tersebut memberikan banyak wawasan baru yang dapat dikembangkan dan diterapkan di lingkungan akademik Universitas Jambi.

“Program ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual mengenai zero waste, tetapi juga pengalaman langsung dalam melihat implementasinya di tingkat komunitas. Ke depan, pengalaman ini dapat diintegrasikan ke dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik melalui pengayaan materi perkuliahan, pengembangan penelitian, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan program zero waste di tingkat lokal,” ujarnya dikutip dari unja.ac.id pada Senin, (29/6/2026)

Baca juga:  Soal Dugaan Pelanggaran Akademik Guru Besar Rektor UIN STS Jambi, Begini Tanggapan Pihak Kampus

Keikutsertaan Nurul dalam program bertaraf internasional tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik dan jejaring global Universitas Jambi, sekaligus mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas yang dapat diterapkan di lingkungan lokal. (*)