“Keluarga adalah tempat pertama dalam membangun nilai, kepedulian, dan semangat anak-anak. Ketika ada keluarga yang menghadapi kesulitan, kepedulian lingkungan sekitar menjadi kekuatan untuk membantu mereka bangkit,” katanya.

Selain membantu penyelesaian biaya pendidikan, Kajati Jambi juga menyampaikan kepada Lurah Simpang IV Sipin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Ketua RT setempat agar keluarga tersebut mendapatkan perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan.

Menurutnya, penyelesaian persoalan sosial membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang.

“Kita berharap sinergi antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan lingkungan sekitar dapat terus berjalan. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan sosial dapat kita selesaikan secara lebih baik,” ungkapnya.

Baca juga:  Ajang Bergengsi Sejak 2003, AHM Best Student 2026 Kembali Ajak Pelajar Provinsi Jambi Rebut Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kejaksaan Tinggi Jambi dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kepedulian sosial.

Melalui aksi tersebut, Kejaksaan Tinggi Jambi berharap semangat gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat, serta semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut memastikan setiap anak memiliki akses terhadap pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik. (*)