“Kami akan bekerja keras. Walaupun memang tidak mudah, tetapi kami akan mengupayakan semuanya berjalan sesuai prosedur. Untuk informasi resmi, kita gunakan saluran resmi agar tidak terjadi kesimpangsiuran,” ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa Fakultas Hukum semester V, Bima Wibowo, menilai konsolidasi tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan efektivitas kinerja rektorat yang baru. Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi sebelumnya telah memiliki kejelasan berdasarkan keputusan yang berlaku.

“Kegiatan hari ini sangat baik untuk mengefektifkan kinerja rektorat yang baru. Konflik yang ada selama ini sebenarnya sudah selesai karena sudah ada keputusan negara yang mengamanahkan kepada Pj Rektor Pak Yunan. Amanah itu harus dijalankan,” katanya.

Bima berharap mahasiswa tidak lagi terpengaruh oleh berbagai isu terkait kepemimpinan kampus dan dapat bersama-sama mendukung kemajuan Unbari.

Baca juga:  Pengurus Komite dan Wali Siswa SMA Negeri Titian Teras Keluhkan Kurangnya Transparasi Penggunaan Dana Komite

“Saya berharap mahasiswa, alumni, dan seluruh sivitas akademika Unbari dapat bekerja sama dalam meningkatkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta mengembangkan Unbari menjadi kampus terbaik di Provinsi Jambi yang bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Senada dengan itu, Alumni Fakultas Ekonomi Unbari angkatan 2008, Supriyanto, menilai kepastian dalam pengelolaan kampus sangat penting agar tidak menimbulkan kebingungan di kalangan mahasiswa.

“Kita menginginkan satu pintu, satu pihak yang memegang kendali yayasan atau pengelolaan Unbari. Jangan sampai ada dualisme karena itu akan menimbulkan kebingungan bagi mahasiswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa menentukan sikap berdasarkan data, bukti, dan keputusan hukum yang berlaku sehingga setiap putusan yang telah ditetapkan perlu dihormati.

Baca juga:  Hardiknas 2026 di Aek Raja: GMNI Sumut dan Formabes Dorong Kreativitas Anak, Soroti Ketimpangan Pendidikan Desa

“Kita melihat berdasarkan data dan bukti. Setelah melihat keputusan yang ada, kita menghargai dan menghormati putusan pengadilan. Karena kita merupakan masyarakat yang memahami hukum, maka kita harus menghormati proses tersebut,” jelasnya.

Supriyanto mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga nama baik Unbari dan terus menyampaikan hal-hal positif tentang kampus.

“Kita harus bersama-sama menjaga eksistensi Unbari. Ceritakan yang baik-baik tentang kampus ini, jangan hanya melihat kekurangannya. Dengan kebersamaan, kita yakin Unbari bisa menjadi lebih baik lagi,” tutupnya. (*)