TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui program Jaksa Masuk Kampus (JMK). Kali ini, edukasi hukum dan wawasan kebangsaan diberikan kepada sekitar 1.520 mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Jambi pada Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jambi, Noly Wijaya, sebagai narasumber. Dalam kesempatan itu, para mahasiswa dibekali pemahaman mengenai pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara, penguatan wawasan kebangsaan, serta kesadaran bela negara sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

Noly Wijaya mengatakan, pembinaan wawasan kebangsaan merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Baca juga:  Rektor UNJA Apresiasi Bedah Buku “Babad Alas” Karya Wamendagri Bima Arya, Refleksi Kepemimpinan yang Menginspirasi Generasi Muda

“Ini juga merupakan bentuk pembinaan kesadaran bela negara sebagai bekal bagi generasi muda dalam memahami hak, kewajiban, dan perannya sebagai warga negara Indonesia,” ujar Noly.

Melalui program Jaksa Masuk Kampus, Kejati Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran hukum sekaligus memperkuat karakter generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi.

Program tersebut juga sejalan dengan upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, yakni membentuk generasi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Dengan bekal tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki integritas, cinta tanah air, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara.

Baca juga:  Kejati Jambi Gelar Senam Pagi dan Gotong Royong,  Tekankan Integritas dan Disiplin Pegawai

Kejati Jambi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kesadaran hukum sebagai fondasi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, berdaya saing, dan berkeadilan. (*)