‎Kemudian pada hari yang ketiga akan dilakukan pengumuman pemenang festival band disertai penutupan secara resmi oleh Wali Kota Jambi.

‎Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan bahwa Jambi Elok Nian merupakan wujud dari salah satu program unggulan dalam visi Kota Jambi Bahagia yaitu “Bahagia Berbudaya”.

‎Maulana mengatakan Kota Jambi sebagai ibukota Provinsi Jambi adalah kota yang unik dan sangat berbeda dengan kota – kota lain yang ada di Indonesia khususnya di Sumatera.

Wali Kota Jambi, Maulana saat memberikan kata sambutan, [Dok. Ados Sianturi]
‎”Misalnya, kalau kita lihat Kota Palembang. Itu adalah kota metropolitan yang banyak gedung-gedung tingginya, hotel, MRT, dan lain-lain. Nah, Kota Jambi berbeda,” ujarnya.

‎Menurutnya, meskipun Kota Jambi belum semaju daerah lain yang bangunan bangunnya menjulang tinggi, Kota Jambi punya distingsi yang luar biasa yaitu kota Jambi sebagai kota religi dan budaya.

‎”Maka, distingsi inilah yang akan menghasilkan sebuah pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.

‎Ia berharap melalui perhelatan Jambi Elok Nian ini, budaya Melayu di Kota Jambi para masyarakat Jambi bukan hanya berlibur di luar daerah, tetapi saatnya mendatangkan wisatawan dari luar daerah ke Kota Jambi.

Adapun pembukaan acara ini ditandai dengan pencabutan keris Siginjai secara simbolis oleh Gubernur Provinsi Jambi, Al Haris.

‎Gubernur Al Haris mengatakan bahwa festival ini bukan sekadar promosi budaya, tetapi upaya strategis untuk memaksimalkan potensi UMKM Kota Jambi dan seluruh Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi ini.

Gubernur Jambi Al Haris saat memberikan kata sambutan. [Dok. Ados Sianturi]
‎Gubernur Al Haris menyebut perkembangan batik Jambi sebagai bukti meningkatnya kualitas produk lokal yang kini mulai dikenal hingga Jakarta. Ia mengajak masyarakat dan pelaku usaha memanfaatkan momentum festival sebagai multiplier effect bagi perekonomian.

“Kita sudah mulai melihat bahwa potensi yang kita miliki itu sudah layak di tingkat nasional. Pameran dan kegiatan di Taman Mini Melayu Jambi menampilkan aneka kuliner tradisional, kerajinan termasuk batik Jambi, serta stand UMKM,” pungkas Gubernur Al Haris. (AAS)