Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dengan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan sekitar dan segera melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas kepada aparat terkait.

“Dengan situasi Kamtibmas yang baik, masyarakat akan merasa aman, investasi dapat tumbuh, pelayanan publik berjalan optimal, dan aktivitas sosial kemasyarakatan semakin kondusif,” pungkasnya.

Usai apel, Maulana pimpin rombongan dengan mengendarai sepeda motor bergerak meninjau sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Tugu Keris Siginjai, Jamtos, Simpang BI, Tugu Pers, Kota Tua, hingga kawasan Pasar Jambi.

Patroli dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti aksi geng motor, balap liar, tawuran remaja, hingga tindak pidana 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor).

Forkopimda Kota Jambi saat meninjau salah satu tempat hiburan malam di Kecamatan Pasar. [Dok. Ados Sianturi/TanyaFakta.co]
Tak hanya meninjau ruas-ruas jalan yang berpotensi terjadi gangguan kantibmas, dengan suasana penuh kekompakan, Wali Kota dan tim patroli juga menyusuri dua tempat hiburan malam di Kecamatan Pasar.

“Kami ingin memastikan anak-anak dibawah umur (dibawah 18 Tahun) tidak ada yang memasuki hiburan malam sesuai dengan UU Perlindungan Anak,” ujarnya.

Hal itu dikarenakan banyaknya tindak kejahatan, menyebabkan kecelakaan yang dilakukan oleh anak-anak yang berada dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Oleh karena itu, kami sudah pesankan ke pengelola untuk memastikan betul tidak ada anak dibawah umur, maupun yang membawa senjata tajam, atau hal-hal yang berpotensi menyebabkan gangguan kantibmas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang mengatakan patroli gabungan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui pendekatan persuasif kepada para remaja yang masih berkumpul di malam hari.

Ia menyebutkan patroli tersebut melibatkan sekitar 351 personel Polresta Jambi, ditambah personel TNI dan unsur Pemerintah Kota Jambi, sehingga total kekuatan yang diterjunkan mencapai hampir 900 personel.

“Kegiatan ini untuk mengantisipasi kenakalan remaja. Sambil patroli nanti kami juga akan menghimbau anak-anak yang masih berada di jalan agar segera pulang ke rumah dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan maupun membahayakan diri sendiri,” pungkas Kapolresta.

Turut mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Kejaksaan Negeri Jambi, Komandan Kodim 0415/Jambi Kolonel Inf. Putra Negara, serta jajaran Forkopimda lainnya. (AAS)