“Kami terus berinovasi dan berkreasi untuk pemasaran Teh Kayu Aro kemasan seduh ini. Trik-trik peningkatan penjualan terus lakukan dan diharapkan semester kedua akhir 2026 peningkatan terjadi antara 20 persen hingga 25 persen,” tegas Muhammad Ridwan.

Teh Kayu Aro adalah teh hitam orthodox premium yang diproduksi di kaki Gunung Kerinci, Jambi. Berdiri sejak 1925, merupakan kebun teh tertua di Indonesia dan terluas kedua di dunia. Teh ini sangat melegenda karena rasanya yang pekat dan pernah menjadi favorit para bangsawan Eropa. Saat ini, Teh Kayu Aro dikelola PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan dipasarkan dalam berbagai varian.