TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Pertamina EP (PEP) Jambi mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya meningkatkan kualitas dan daya saing produk melalui penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan penguatan kapasitas UMKM di Kelurahan Kenali Asam, Kota Jambi, Rabu (5/8/2026).

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi. Kegiatan ini diikuti peserta yang berasal dari Kelompok UMKM Minuman Herbal Jambi, UMKM anggota UP2K PKK Kelurahan Kenali Asam, pengurus PKK, serta pelaku usaha pangan olahan lainnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan UMKM Minuman Herbal Jambi yang dikembangkan masyarakat Kelurahan Kenali Asam. Kelompok tersebut mengolah berbagai rempah lokal, seperti jahe merah, kayu manis, cengkeh, dan bahan herbal lainnya menjadi produk bernilai tambah, di antaranya Wedang Jahe Merah Tubruk, Jahe Merah Pinang, Manjakani, dan Teh Jahe Merah Celup.

Field Manager Pertamina EP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo mengatakan, sebagai perusahaan yang menjalankan kegiatan operasi dengan standar dan pengendalian mutu yang tinggi, Pertamina juga mendorong mitra binaan untuk menerapkan prinsip serupa dalam proses produksinya.

“Sebagai industri yang menerapkan standar dan pengendalian mutu yang tinggi, kami juga mendorong agar mitra binaan dapat menerapkan CPPOB dalam setiap proses produksinya. Dengan demikian, kualitas produk yang dihasilkan semakin baik, keamanan pangan lebih terjamin, dan produk UMKM memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujar Kurniawan.

Menurutnya, penerapan standar produksi tidak hanya memberikan manfaat bagi konsumen dari sisi keamanan dan kualitas produk, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun keberlanjutan usaha UMKM.