Menanggapi bantuan ini, Kades Sungai Tawar, Bustanul Arifin, memberikan apresiasi mendalam dan menganalogikan bantuan PTPN layaknya kail beserta umpannya.
“Kami ini ibarat dapat bantuan kail berikut umpan untuk memancing ikan. Kebun Lagan PTPN tidak hanya datang untuk menyosialisasikan cara mencegah dan mengatasi karhutla, tetapi mereka juga datang membangun embung. Embung ini sangat penting untuk menyimpan cadangan air,” ujar Bustanul Arifin pada Kamis (13/8/2026).
Bustanul menambahkan, embung buatan tersebut mampu menampung air hingga ratusan ribu liter air. Cadangan ini akan menjadi amunisi utama bagi tim pemadam jika sewaktu-waktu titik api (hotspot) muncul di kawasan gambut desa mereka.
Komitmen Kuat Masyarakat Desa
Bantuan infrastruktur dari PTPN IV Regional IV sukses memantik komitmen dan kesadaran kolektif warga untuk menjaga lingkungan.
Melalui program DMPG, warga bertekad untuk menjadi garda terdepan dalam mencegah bencana kabut asap yang kerap melanda wilayah Sumatra.
“Insyaallah, dengan adanya program DMPG ini, kami warga desa akan berusaha maksimal mencegah karhutla. Kami tidak akan membuka lahan dengan cara dibakar atau membakar sampah sembarangan. Di musim kemarau seperti saat ini, beberapa petugas desa juga rutin berkeliling memantau untuk memastikan tidak ada warga yang lalai,” tutur Bustanul.
Langkah sinergis antara PTPN IV Regional IV dan masyarakat desa di Tanjab Timur ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi mitigasi bencana karhutla di wilayah-wilayah bergambut lainnya di Provinsi Jambi. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan