Raja Juli Antoni juga mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan kondisi cuaca kering maupun fenomena El Niño sebagai alasan untuk membuka lahan dengan cara membakar.

“Jangankan membakar lahan, puntung rokok dan obat nyamuk pun dapat berakibat buruk,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kajati Jambi Sugeng Hariadi menyampaikan bahwa pengendalian karhutla membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak.

Menurutnya, pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Manggala Agni, dunia usaha, serta masyarakat harus bergerak bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran dan memastikan api tidak meluas.

“Kejaksaan Tinggi Jambi siap mendukung dan memperkuat kolaborasi serta sinergi dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana karhutla. Penegakan hukum harus menjadi langkah nyata untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan secara sengaja,” ujar Sugeng Hariadi.

Baca juga:  Delegasi Malaysia Kunjungi Jambi, Pelajari Strategi Pengendalian Karhutla

Pantau Langsung Lokasi Karhutla

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi pengendalian karhutla bersama Wakil Gubernur Jambi beserta jajaran Forkopimda Provinsi Jambi. Turut terlibat dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Forkopimda, serta tim gabungan penanganan karhutla.

Selanjutnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Kajati Jambi Sugeng Hariadi dan jajaran Forkopimda bergerak menuju lokasi karhutla di kawasan Desa Pandan Sejahtera, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), untuk melihat secara langsung kondisi serta proses penanganan kebakaran di lapangan.

Karhutla yang terjadi di wilayah tersebut berada pada kawasan Area Penggunaan Lain (APL). Berdasarkan informasi di lapangan, sekitar sembilan hektare lahan telah terdampak kebakaran. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena lokasi kebakaran dilaporkan berada tidak jauh dari kawasan Hutan Lindung Gambut Sungai Buluh.

Baca juga:  Momen Haru di Mapolres Muaro Jambi, Kapolres Serahkan Motor Curian Kembali ke Pemiliknya

Kehadiran langsung Menteri Kehutanan, Kajati Jambi, dan jajaran Forkopimda di lokasi menjadi bentuk keseriusan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.

Sinergi antara pencegahan, kesiapsiagaan, pemadaman, serta penegakan hukum diharapkan mampu menekan potensi karhutla di Provinsi Jambi sekaligus melindungi masyarakat, lingkungan, dan kawasan hutan dari ancaman kebakaran yang lebih luas. (*)