Menurutnya, pemberian kacamata bukan sekadar bantuan alat bantu penglihatan, melainkan bentuk intervensi yang diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing siswa.

“Kami berharap melalui deteksi dini dan pemberian kacamata sesuai indikasi medis, anak-anak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih optimal. Ini merupakan bagian dari kontribusi Pertamina dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah,” katanya.

Kepala Sekolah SD YKP Pertamina Jambi, Abdurrahman mengapresiasi langkah Pertamina menghadirkan program Lensa Energi bagi para siswa. Ia berharap kegiatan ini bermanfaat, khususnya mengetahui kondisi penglihatan dan mendukung proses pembelajaran di sekolah. “Mudah-mudahan dengan penglihatan yang baik, anak-anak bisa lebih nyaman dan lebih efektif dalam mengikuti pembelajaran,” ujarnya.

Program Lensa Energi dilaksanakan dengan pendekatan berbasis pemeriksaan medis. Siswa yang memenuhi indikasi gangguan refraksi berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan mendapatkan resep dan difasilitasi kacamata sesuai kebutuhan penglihatannya. Sementara siswa dengan hasil pemeriksaan normal tetap tercatat sebagai bagian dari pemantauan kesehatan mata.

Pendekatan tersebut membuat program tidak berhenti pada pembagian kacamata, tetapi dimulai dari deteksi dini, pemeriksaan oleh tenaga kompeten, penetapan kebutuhan berdasarkan resep, hingga penyediaan alat bantu penglihatan. Secara lebih luas, program ini sejalan dengan kontribusi perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Bagi siswa Sekolah Dasar, kemampuan melihat secara optimal memiliki peran penting dalam menunjang proses belajar. Karena itu, intervensi kesehatan mata sejak dini diharapkan dapat mengurangi hambatan visual yang selama ini mungkin tidak teridentifikasi.

Hasil pemeriksaan di SD YKP Pertamina Jambi juga menunjukkan pentingnya deteksi dini. Dari 84 siswa yang diperiksa, 51 siswa atau lebih dari separuh peserta memerlukan kacamata sesuai hasil pemeriksaan.

Melalui Lensa Energi, Pertamina EP Jambi berharap semakin banyak anak di sekitar wilayah operasi yang memperoleh akses terhadap pemeriksaan kesehatan mata sekaligus dukungan yang dibutuhkan agar dapat belajar dan berkembang secara lebih optimal.  (*)