“Pemkot Jambi juga secara rutin mengirimkan personel pemadam kebakaran untuk mengikuti pelatihan bersama tim Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta dan kolaborasi ini akan terus kita perkuat. Mudah-mudahan juga dibantu hibahnya oleh Pak Gubernur,” ujar Maulana.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut baik kerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi. Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta membuka ruang seluas-luasnya bagi daerah lain untuk belajar dan bertukar pengalaman, termasuk dalam pengembangan layanan digital.
Salah satu inovasi yang ditawarkan untuk dipelajari Pemkot Jambi adalah Jakarta Kini (JAKI), platform layanan publik terintegrasi yang dikembangkan Pemprov DKI Jakarta.
“Kami tadi menyampaikan kepada Bapak Wali Kota untuk dipersilakan kalau Kota Jambi ingin belajar tentang JAKI. Kami membuka diri untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan layanan digital,” kata Pramono.
Menurut Pramono, kerja sama dengan Kota Jambi merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Kami membuka diri untuk itu. Karena kita tahu Jambi adalah kota berkembang,” ujarnya.
Pramono juga menilai skema creative financing dapat menjadi salah satu alternatif bagi pemerintah daerah dalam memperluas ruang fiskal pembangunan.
Ia berharap pengalaman Jakarta dalam mengembangkan berbagai skema pembiayaan kreatif dapat menjadi referensi dan role model bagi daerah lain.
“Saya yakin creative financing ini menjadi cara baru bagi pemerintah daerah mempunyai ruang untuk membangun daerahnya masing-masing. Kalau creative financing di Jakarta bisa, mudah-mudahan ini juga menjadi role model bagi daerah lain,” ungkapnya.
Dalam kerja sama tersebut, sejumlah BUMD milik Pemprov DKI Jakarta juga terbuka menjadi mitra pembelajaran bagi Pemkot Jambi. Di antaranya PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Sarana Jaya, dan Perumda Dharma Jaya.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Jambi berharap pertukaran pengalaman dengan Pemprov DKI Jakarta dapat menghasilkan berbagai praktik baik yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan dan karakteristik Kota Jambi.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkot Jambi memperkuat inovasi tata kelola pemerintahan, mengembangkan potensi BUMD, memperluas alternatif pembiayaan pembangunan, serta meningkatkan kualitas dan integrasi pelayanan publik bagi masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan