” Kritik Harus disampaikan secara bertanggungjawab. Penyampaian kritik hendaknya berdasarkan fakta, menggunakan bahasa yang santun, serta tidak merugikan atau menyerang pribadi pihak lain,” ujarnya.

Dia mengajak mahasiswa untuk lebih bijak dalam menggunakan ruang digital. Media sosial merupakan sarana menyampaikan aspirasi, tetapi penggunaannya harus dilakukan secara bijaksana dengan menghindari penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, provokasi, dan konten yang melanggar hukum.

Selanjutnya, pemberian materi disampaikan Dosen Jisip Unja Citra Darminto, S.IP.,M.M. Menurutnya, kKebebasan berekspresi merupakan hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan kritik secara bertanggung jawab, dengan tetap menghormati hak orang lain.

Kebebasan berekspresi memiliki batas yang diatur oleh hukum, terutama untuk melindungi keamanan, ketertiban umum, kehormatan, nama baik, serta hak dan kebebasan orang lain.

” Hukum Kebebasan berekspresi merupakan hak konstitusional, bukan izin untuk melakukan penghinaan, fitnah, penyebaran informasi palsu, provokasi, atau tindakan lain yang bertentangan dengan hukum,” ujarnya.

Seterusnya, materi lanjutan disampaikan narasumber dari KA Prodi Ilmu Politik UNJA Cholillah Suci Pratiwi, S.IP M.A. menurut dia, mahasiswa dan pemuda memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan ideologi Pancasila. Peran tersebut diwujudkan melalui sikap kritis, berintegritas, serta aktif menjaga persatuan di tengah perkembangan teknologi.

Dia menambahkan, perkembangan ruang siber menuntut mahasiswa untuk mampu beradaptasi dan menggunakan teknologi secara bijak. Ruang digital harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, kreativitas, dan penyebaran nilai-nilai kebangsaan.

” Reorientasi Pancasila diperlukan agar nilai-nilai Pancasila tetap relevan dalam menghadapi perubahan zaman. Mahasiswa dan pemuda harus menerapkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan dalam kehidupan nyata maupun ruang digital,” ujarnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan tanya jawab, pembulatan materi dan ditutup dengan sesi foto bersama. (*)