Usai pelaksanaan Salat Istisqa, jajaran manajemen dan karyawan Kebun Batanghari melanjutkan kegiatan sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat di Desa Batin, Desa Awin, dan Desa Baru, Kabupaten Batanghari.
Setiap paket bantuan berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, teh dan kopi, mi instan, telur 10 butir, serta garam. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak kondisi kemarau.
Menurut Arief, pelaksanaan Salat Istisqa dan penyaluran sedekah merupakan bagian dari ikhtiar spiritual sekaligus bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat segera dikabulkan Allah SWT dengan turunnya hujan. Kehadiran hujan tentu sangat berarti bagi masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air, sekaligus membantu mengurangi risiko dan dampak karhutla serta kabut asap,” katanya.
Pelaksanaan Salat Istisqa di sejumlah kebun PTPN IV Regional IV Jambi–Sumatera Barat tersebut juga menjadi bagian dari kebersamaan perusahaan, karyawan, dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau. Melalui ikhtiar, doa, dan kepedulian sosial, perusahaan berharap kondisi cuaca segera membaik serta aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lebih nyaman. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan