Menurut Ereskayanto, kenyamanan dan kesejahteraan pekerja memiliki keterkaitan dengan produktivitas. Ketika kebutuhan dasar dan sarana pendukung pekerja diperhatikan, diharapkan tumbuh rasa memiliki, semangat kerja serta komitmen yang semakin kuat terhadap perusahaan.

Selain itu, manajemen juga terus menjalankan proses peningkatan status pekerja secara bertahap dengan tetap memperhatikan ketentuan, kebutuhan organisasi serta mekanisme perusahaan yang berlaku.

Pendekatan sosial turut menjadi bagian dari pengelolaan Kebun Bukit Kausar. Melalui program “Mengetuk Pintu Langit”, manajemen memberikan perhatian dan bantuan kepada pekerja maupun keluarga pekerja yang sedang mengalami kesulitan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian dan kebersamaan di lingkungan kebun, sekaligus memperkuat hubungan antara manajemen dengan seluruh pekerja.

Kombinasi pembenahan operasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perbaikan fasilitas serta penguatan kepedulian sosial tersebut mulai memberikan hasil positif terhadap kinerja Kebun Bukit Kausar.

Manajemen berharap tren positif hingga Agustus 2026 tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sampai akhir tahun dengan tetap mengedepankan produktivitas, keselamatan kerja, kesejahteraan pekerja serta tata kelola perusahaan yang baik.

“Target kami adalah membangun kinerja yang berkelanjutan. Produksi yang baik harus berjalan seiring dengan perbaikan sistem kerja, peningkatan kualitas SDM dan perhatian terhadap pekerja,” tutup Ereskayanto.