Pemanfaatan teknologi tersebut ditujukan untuk membantu memantau pergerakan siswa di luar jam pelajaran, termasuk di pusat permainan maupun area yang menjadi tempat berkumpul.

Pemkot Jambi juga memperkuat sinergi pengawasan di tingkat komunitas dengan melibatkan Ketua RT dan lembaga adat.

Senada dengan Maulana, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas berbagai bentuk kejahatan jalanan dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kota Jambi tanpa pandang bulu.

“Kami berkomitmen untuk menindak tegas seluruh pelaku tindak pidana kekerasan tanpa tebang pilih guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jambi tetap kondusif,” ujar Ananto.

Ananto menjelaskan, selain mengintensifkan patroli malam gabungan di sejumlah lokasi rawan, kepolisian juga terus melakukan langkah preventif langsung ke lingkungan sekolah melalui jajaran Kapolsek dan Bhabinkamtibmas.

“Melalui Bhabinkamtibmas, kami datang ke sekolah-sekolah secara bergantian untuk memberikan sosialisasi, pemahaman, dan edukasi agar anak-anak terhindar dari pergaulan negatif maupun aksi kriminalitas jalanan,” jelasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama Pemkot Jambi dan kepolisian untuk memperkuat pengawasan sekaligus mencegah kenakalan remaja sejak dari lingkungan pendidikan dan komunitas.