TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan operasi hulu migas di Jambi sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional.

Kegiatan hulu migas di Jambi memiliki peran penting dalam menghasilkan minyak dan gas bumi yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat, industri, dan perekonomian nasional. Oleh karena itu, keberlangsungan operasinya menjadi kepentingan bersama yang perlu dijaga, termasuk di tengah dinamika sosial dan persoalan pertanahan yang berkembang di masyarakat.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Bambang Dwi Djanuarto, menyampaikan bahwa kegiatan operasi Pertamina EP Jambi merupakan bagian dari upaya nasional dalam menjaga ketersediaan energi. Fasilitas migas yang memiliki status sebagai objek vital nasional juga perlu dijaga keamanan dan keselamatannya agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga:  Pemulihan Pasca Banjir Tapsel Membaik, PTPN IV Palm Co Genjot Perbaikan Infrastruktur hingga Rp700 Juta

“Operasi migas di Jambi bukan semata-mata untuk kepentingan perusahaan, tetapi merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan negara. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan operasional migas, sehingga kontribusinya bagi ketahanan energi nasional dapat terus terpelihara,” ujar Bambang.

Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi berkembangnya aspirasi masyarakat terkait persoalan tumpang tindih data aset Barang Milik Negara (BMN) dengan sertifikat tanah masyarakat di Kota Jambi.

SKK Migas memahami bahwa persoalan pertanahan merupakan hal penting bagi masyarakat karena berkaitan dengan kepastian hukum dan hak atas tanah. Oleh sebab itu, penanganannya diharapkan terus dilakukan melalui dialog, koordinasi, serta proses inventarisasi dan verifikasi oleh instansi pemerintah yang berwenang, dengan tetap memperhatikan hak dan kepentingan seluruh pihak.

Baca juga:  Jaga Produksi Migas, PHR Perkuat Penyangga Ketahanan Energi Nasional

Di sisi lain, Bambang menegaskan pentingnya menjaga fasilitas dan kegiatan operasi migas yang termasuk objek vital nasional. Fasilitas tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung penyediaan energi, sehingga keamanan, keselamatan, dan kelancaran operasinya perlu menjadi perhatian bersama.

“Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Pada saat yang sama, kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan fasilitas migas dan kelancaran akses operasional. Dengan demikian, proses penyelesaian persoalan pertanahan dapat terus berjalan tanpa mengganggu kegiatan yang mendukung kebutuhan energi nasional,” tambahnya.