TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Krisis air bersih akibat musim kemarau panjang melanda Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Ratusan sumur gali milik warga dilaporkan mengering, sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk memasak, minum, mandi, hingga mencuci.
Untuk mendapatkan air, sebagian warga terpaksa menempuh jarak jauh guna mencari sumber air alternatif. Sementara itu, warga lainnya bergantung pada bantuan pasokan air bersih yang jumlahnya masih terbatas.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Ade Erma Suryani. Ia mendesak pemerintah kabupaten bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera turun ke lapangan dan mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis air bersih.
“ Kemarau kali ini cukup panjang dan dampaknya sangat dirasakan warga. Sumur-sumur warga di Kumpeh sudah banyak yang kering. Kami minta Pemda segera merealisasikan pembuatan sumur bor di desa-desa yang terdampak parah,” kata Ade Erma Suryani, Minggu (11/10/2026).
Politisi Partai Gerindra tersebut menilai pembangunan sumur bor menjadi langkah mendesak untuk membantu warga memperoleh akses air bersih selama musim kemarau. Salah satu wilayah yang disebut mengalami dampak parah adalah Desa Arang-Arang dan kawasan sekitarnya.




Tinggalkan Balasan