TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Rabu (26/11/2025), memicu banjir dan longsor di sejumlah kecamatan. Kecamatan Tarabintang dan Pakkat menjadi wilayah terdampak paling parah akibat hujan lebat yang turun tanpa henti sejak pagi hari.
Bencana tersebut merusak infrastruktur utama. Ruas jalan Doloksanggul–Pakkat–Tarabintang putus total, jaringan listrik padam, serta akses komunikasi termasuk internet sempat terhenti. Kondisi ini menghambat proses evakuasi dan penyaluran bantuan ke lokasi terdampak.
Di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, banjir dan longsor menelan korban jiwa terbanyak. Sebanyak 9 orang meninggal dunia, 1 orang hilang, dan 12 warga mengalami luka-luka. Desa Pulo Godang di kecamatan yang sama juga mengalami kerusakan serupa.
Diketahui, di Desa Batunagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang: 1 warga meninggal, 2 luka-luka. Di Desa Sibuluan, Onan Ganjang: 2 warga luka-luka akibat material longsor. Di Desa Hutagurgur, Kecamatan Doloksanggul: 1 warga meninggal akibat cuaca ekstrem.Di Desa Sihombu, Kecamatan Tarabintang: banjir dan longsor menyeret rumah warga serta memutus akses jalan dan jaringan komunikasi.
Hingga kini, beberapa wilayah masih berstatus darurat dan membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah maupun relawan.




Tinggalkan Balasan