TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, S.Sos., M.T., bergerak cepat meninjau kondisi siswa yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD Ahmad Ripin, Selasa (3/2/2026) siang.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan para siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapatkan penanganan kesehatan yang maksimal dan intensif dari tim medis rumah sakit.

Dalam tinjauannya, Sekda Budhi Hartono berdialog langsung dengan tim dokter serta orang tua siswa guna memantau perkembangan kondisi kesehatan anak-anak tersebut. Berdasarkan laporan medis terbaru, hingga saat ini tercatat tiga orang siswa masih menjalani rawat inap untuk keperluan observasi lanjutan.

Baca juga:  Pemkab Muaro Jambi dan DJPB Jambi Tandatangani MoU Penguatan Pengelolaan Keuangan Daerah

Sementara itu, satu orang siswa dilaporkan telah menunjukkan pemulihan yang signifikan dan dijadwalkan diperbolehkan pulang pada hari yang sama. Secara keseluruhan, kondisi siswa yang masih dirawat dinyatakan stabil dan menunjukkan tren kesembuhan yang positif.

Sekda menegaskan bahwa keselamatan dan kesembuhan siswa menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

“Kami hadir untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik. Alhamdulillah, satu orang sudah diperbolehkan pulang hari ini. Untuk tiga lainnya, kami meminta tim medis terus melakukan pemantauan ketat hingga kondisi mereka benar-benar pulih total,” ujar Budhi Hartono.

Selain fokus pada penanganan medis, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui dinas terkait juga tengah melakukan evaluasi dan pengecekan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab pasti kejadian serta memastikan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ke depan tetap terjaga demi keselamatan para siswa.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Buka O2SN, FLS3N, dan KPPS 2026, Tekankan Pembentukan Karakter dan Sportivitas Siswa

Kunjungan tersebut diakhiri dengan pemberian dukungan moril kepada para orang tua siswa agar tetap tenang dan sabar selama proses pemulihan berlangsung. (*)