TANYAFAKTA.CO, JAKARTA – Ketua Bidang ESDM DPP GMNI, Adi Maliano, menegaskan bahwa rencana groundbreaking proyek Blok Masela tidak boleh hanya didorong oleh target waktu tanpa kesiapan substansi.

Menurut Adi, publik berhak mengetahui perkembangan teknis proyek, khususnya tahap Front End Engineering Design (FEED) yang menjadi penentu kelayakan konstruksi dan pembiayaan.

“Kami mendesak INPEX Corporation dan SKK Migas membuka secara transparan progres FEED kepada publik. Proyek bernilai puluhan miliar dolar ini bukan proyek tertutup. Negara dan rakyat berhak tahu sejauh mana kesiapan riil sebelum peletakan batu pertama dilakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepastian jadwal produksi harus disertai indikator capaian yang terukur dan mengikat, bukan sekadar target estimatif.

Baca juga:  Presiden Prabowo Dorong Penguatan Multilateralisme dan Kemitraan Ekonomi Global South di KTT BRICS 2025

“Jika tenggat waktu tidak jelas dan terus bergeser, negara berisiko menanggung kerugian ekonomi besar. Jangan sampai proyek strategis berubah menjadi beban fiskal karena lemahnya pengawasan dan perencanaan,” tegasnya.