Menurut warga, pagar tersebut sebelumnya pernah roboh, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Warga juga menyatakan bahwa mereka telah memberikan peringatan kepada pihak sekolah mengenai kondisi pagar tersebut, namun kepala sekolah tidak mengambil tindakan perbaikan.

“Kami sudah bilang, tetapi kepala sekolah tidak juga memperbaikinya,” keluh warga.

Hingga kini, warga masih merasa khawatir dengan situasi di lokasi kejadian. Intensitas hujan yang tinggi menambah kekhawatiran mereka akan terulangnya kejadian serupa. (*)

Baca juga:  Hadiri Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Merangin, Wagub Sani Ajak ASN Berperan Aktif Bantu Kehidupan Ponpes