TANYAFAKTA.CO, SURAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada Minggu, (20/7/2025). Pertemuan dua tokoh bangsa ini berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan, mencerminkan kesinambungan kepemimpinan nasional dari masa lalu hingga masa kini.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, sekitar pukul 17.30 WIB, Presiden Prabowo langsung bertolak menuju kediaman pribadi Presiden Jokowi di Surakarta. Saat tiba, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Jokowi dan Iriana Jokowi yang telah menanti di depan gerbang rumah.

Momen keakraban tergambar ketika Presiden Prabowo dan Jokowi bersalaman dan berbincang hangat sebelum melanjutkan pertemuan di dalam rumah. Suasana pertemuan yang akrab dan santai semakin terasa dengan kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang turut mendampingi.

Baca juga:  Masyarakat Sambut Antusias Peluncuran 80.081 Koperasi Merah Putih: Harapan Baru untuk Ekonomi Desa

Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudianto.

Usai pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam, Presiden Prabowo memberikan keterangan pers kepada awak media. Ia menyampaikan bahwa pertemuan dengan Presiden Jokowi berlangsung dalam suasana santai dan membahas sejumlah hal penting secara umum, terutama terkait hasil kunjungan luar negeri yang baru saja dilakukannya.

“Saya cerita baru keliling dari luar negeri. Ya, beliau juga mengikuti rupanya ya. Saya ceritakan terobosan-terobosan yang kita hadapi kemarin, terutama dengan Uni Eropa 10 tahun perundingan akhirnya tembus,” ujar Presiden Prabowo.

Baca juga:  Presiden Prabowo Ganti Kepala Badan Pangan, Menteri Pertanian Rangkap Jabatan

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya berbagi informasi kepada Presiden Jokowi mengenai hasil pertemuan dengan sejumlah pemimpin dunia. Ia menyinggung potensi kerja sama dengan negara-negara sahabat, serta pentingnya peningkatan produksi komoditas unggulan nasional, seperti cokelat.

“Saya juga mampir di Belarus, mereka punya potas, mereka butuh karet kita, mereka butuh banyak komoditas kita. Dan ternyata harga coklat dunia lagi sangat tinggi dan banyak berharap coklat dari kita. Kita juga harus segera pembibitan baru, peremajaan baru,” ungkap Presiden Prabowo.

Pertemuan ini mencerminkan kesinambungan arah kebijakan luar negeri Indonesia, sekaligus memperlihatkan hubungan baik yang terus terjaga antara Presiden Prabowo dan Presiden Jokowi dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih kuat di tengah dinamika global.

Baca juga:  MPPDN 2.0 Diluncurkan: Transformasi Digital Layanan Publik Satukan Perizinan Tenaga Kesehatan Secara Nasional

(BPMI Setpres)