Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa kejelasan tersebut penting agar masyarakat memahami mekanisme pembangunan dan tidak timbul keraguan.

“Hal ini kami anggap krusial agar pembangunan oleh pemerintah pusat dapat segera terealisasi dan menghilangkan keraguan di masyarakat. Keraguan ini muncul karena, selain lokasi yang memenuhi standar kriteria, sumber daya manusia (SDM) di daerah juga sangat terbatas. Namun, dengan pembangunan oleh BGN, diharapkan mereka akan lebih siap dalam memenuhi semua kebutuhan tersebut,” lanjutnya.

Usai meninjau SPPG Yayasan Nuansa Mitra Sejati, Gubernur Al Haris bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke SMPN 8 Kota Sungai Penuh untuk meninjau pelaksanaan program MBG. Ia didampingi oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H.

Baca juga:  Hadiri ICI 2025, Gubernur Al Haris Dorong Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Hingga Daerah

“Bersama Bapak Wali Kota Sungai Penuh, kami mengamati bahwa anak-anak menunjukkan selera makan yang baik terhadap hidangan yang disajikan. Makanan tersebut tampak sehat, bersih, dan memenuhi standar gizi yang diharapkan. Hal ini sejalan dengan harapan Bapak Presiden, yaitu memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang memadai melalui program makan siang. Tujuannya adalah untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak-anak, sehingga mereka dapat berkembang secara optimal, baik secara fisik maupun mental, untuk menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya, termasuk sekolah menengah atas, perguruan tinggi, atau bahkan profesi seperti polisi dan tentara, dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar,” pungkasnya.(*)