“Diskusi ini membahas mengenai kepemudaan Kristen di Jambi. Semua peserta sepakat dan sepaham bahwa pemuda adalah gereja masa depan yang akan mengisi medan layanan gereja dan juga dalam berbangsa dan bernegara, terkhusus di Jambi,” ujar Frandy.
Ia menambahkan bahwa GAMKI akan memfokuskan langkah organisasi ke depan pada proses kaderisasi melalui jaringan gereja.
“GAMKI akan mengadakan Masa Perkenalan Anggota untuk perekrutan kaderisasi. Gereja juga sepaham bahwa pemuda dari denominasi gerejanya masing-masing dianggap perlu untuk menemukan satu titik mitra layanan gereja, yaitu GAMKI, yang dianggap relevan untuk kaderisasi kepemudaan Kristen,” jelasnya.
Melalui program ini, GAMKI mendorong pemuda gereja untuk mengambil bagian aktif dalam berbagai bidang pelayanan seperti pendidikan, sosial, budaya, politik, dan kemasyarakatan.
“Jadi, medan layan GAMKI’ adalah tempat atau ruang di mana anggota GAMKI mengaplikasikan iman mereka melalui tindakan nyata dalam pelayanan di berbagai bidang kehidupan,” pungkasnya. (*)





Tinggalkan Balasan