Amran juga menyatakan optimisme terhadap potensi Kabupaten Kerinci dalam memenuhi kebutuhan pangan, tidak hanya secara lokal, tetapi juga untuk pasar ekspor.

“Kami optimis bahwa Kabupaten Kerinci tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, melainkan juga kebutuhan negara-negara tetangga. Kami percaya diri untuk bersaing dengan negara-negara seperti Thailand dan Vietnam, mengingat letak geografis kita yang strategis. Oleh karena itu, kami berfokus pada persiapan Jambi untuk dapat memasok kebutuhan negara-negara tetangga di masa mendatang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Amran menyoroti potensi wilayah Jambi yang berada di ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan laut, sebagai lokasi budidaya gandum.

“Menariknya, wilayah ini terletak pada ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan laut, yang berpotensi mendukung budidaya gandum. Kami telah merencanakan pengiriman tim delegasi ke Brasil dan Yordania untuk melakukan pencarian bibit yang sesuai dengan iklim tropis, dan kami baru saja kembali dari Yordania. Kami berharap bibit yang diperoleh dari Yordania dapat tumbuh subur di wilayah ini, sesuai dengan harapan,” pungkasnya.

Baca juga:  Sekda Provinsi Jambi Sebut Penilaian EPSS Jadi Referensi Pemerintah Dalam Pembangunan Statistik

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Menteri Pertanian di wilayahnya.

“Alhamdulillah, Bapak Menteri telah hadir dan melakukan peninjauan. Kami berharap kehadiran Bapak dapat memberikan arahan terkait pemanfaatan alat-alat ini oleh masyarakat dan petani di Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, serta seluruh wilayah Republik Indonesia. Demikian yang dapat kami sampaikan, dengan harapan Bapak Menteri Pertanian dapat memberikan motivasi kepada seluruh petani kami untuk mengolah lahan dan segera melakukan penanaman setelah panen, guna mendukung pencapaian surplus beras di Provinsi Jambi pada tahun 2026,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pertanian juga menyalurkan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jambi senilai Rp63.782.850.000. Bantuan tersebut mencakup 10 unit power thresher, SID Optimalisasi Lahan seluas 12.279 hektare, konstruksi optimasi lahan 8.623 hektare, olah lahan pasca oplah 13.875 hektare, dan olah lahan di lokasi oplah seluas 8.623 hektare.

Baca juga:  Gubernur Jambi Hadiri Tabligh Akbar Bersama Buya Yahya di Masjid Agung Al-Falah

Selain itu, Kabupaten Kerinci turut menerima bantuan senilai Rp1.618.600.000, yang terdiri atas benih padi sawah untuk 2.426 hektare, benih padi ladang untuk 220 hektare, SID cetak sawah 302 hektare, serta satu unit combine harvester. Menteri Pertanian juga menyerahkan traktor kepada para petani dan kepala daerah yang hadir.

Turut hadir dalam acara ini Bupati Batanghari, Bupati Sarolangun, Bupati Merangin, Wali Kota Sungai Penuh, Wakil Bupati Muaro Jambi, Wakil Bupati Bungo, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Sekda Kota Jambi, OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.(*)