• dan pengawasan yang ketat.

Dukungan terhadap PT SAS adalah bentuk keyakinan bahwa model investasi baru—yang tidak arogan terhadap warga dan tidak abai terhadap ekologi—masih mungkin diwujudkan di Jambi.

Kita tidak menutup mata terhadap potensi kerusakan, tetapi juga tidak menutup hati terhadap potensi kesejahteraan bagi masyarakat. Jika investasi ini dikawal dengan benar, terbuka pada evaluasi publik, dan patuh pada prinsip-prinsip keberlanjutan, maka kita punya peluang untuk membangun tanpa merusak.

Visi Jangka Panjang: Lingkungan Lestari, Masyarakat Sejahtera

Sahabat Alam Jambi memahami bahwa banyak pihak menaruh curiga karena banyak pihak belum terbiasa melihat organisasi lingkungan mengambil posisi yang seimbang. Tetapi sikap netral bukan berarti netral terhadap ketidakadilan. Kami menolak eksploitasi, tetapi juga menolak anti-investasi yang tidak berbasis kajian.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Buka Muskomwil II APEKSI 2025, Tekankan Pentingnya Kolaborasi Regional Sumbagsel

Kami ingin menjadi jembatan antara kebutuhan pembangunan dan perlindungan lingkungan hidup.

Tagline Sahabat Alam Jambi, “Jaga Alam, Kawal Investasi, Lawan Perampasan!”, bukan sekadar slogan. Ini adalah panggilan moral dan tanggung jawab, sebagai bagian dari gerakan masyarakat sipil yang berpihak pada masa depan Jambi dan Indonesia.

Perlu Kedewasaan dalam Melihat Pembangunan

Kami tidak mengklaim kebenaran mutlak. Namun kita harus yakin, pembangunan yang baik tidak lahir dari penolakan membabi buta, tapi dari pengawalan yang cerdas dan partisipatif. Dalam konteks ini, Sahabat Alam Jambi memilih jalan yang tidak populer untuk mengawal bukan menghakimi.

Mari bersama-sama membuktikan bahwa investasi bisa adil, lingkungan bisa lestari, dan masyarakat bisa berdaulat di tanahnya sendiri.

Baca juga:  Diza Pertanyakan Paslon nomor 2 Soal Distribusi Kenaikan Gaji Honorer Non ASN, Guntur : Saya dilantik dulu Jadi Wakil Walikota

Penulis : Ketua Perkumpulan Sahabat Alam Jambi