Penutup: Diplomasi Butuh Keberanian

 

Sudah waktunya Indonesia merumuskan kembali makna bebas aktif secara modern dan strategis. Bebas aktif bukan berarti pasif dan reaktif, apalagi bingung dan ragu. Dalam dunia yang makin bipolar dan penuh rivalitas, sikap “netral” tanpa aksi nyata hanya akan menenggelamkan Indonesia dalam ketidakjelasan posisi, dan membuat dunia ragu apakah kita benar-benar ingin menjadi pemimpin kawasan — atau hanya penonton di tengah panggung Indo-Pasifik.

Penulis : Mahasiswa Magister UI

Baca juga:  Geopark Youth Voices: Persilangan Sains, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan