Pada kesempatan tersebut Gubernur juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan kekompakan, menghormati peserta dari seluruh Indonesia, serta membawa pulang pengalaman berharga untuk masa depan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendamping dan pembina atas dedikasi, kesabaran, dan cinta kasih dalam membimbing peserta.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi sekaligus Ketua Kwartir Cabang Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., menambahkan bahwa pengiriman kontingen ini merupakan bagian dari upaya memuliakan anak-anak berkebutuhan khusus, memberikan ruang yang sama, serta mendorong mereka untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.

 

“Kita ingin menunjukkan bahwa mereka tidak terpinggirkan. Mereka adalah bagian dari anak bangsa yang juga harus memberi kontribusi bagi negara. Jika di masa depan ada kegiatan internasional untuk Pramuka berkebutuhan khusus, kita siap berpartisipasi,” ucap Sekda Sudirman.

Baca juga:  Pemprov Jambi, Polda, dan Kejati Bersinergi Perangi Judi Online

Sebelumnya, Ketua Kontingen, Satria Budi, melaporkan bahwa Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi mengirimkan kontingen yang terdiri dari 12 orang pengurus pimpinan daerah, 40 peserta, 30 pendamping, dan 6 orang unsur dari Diaspora Provinsi Jambi. “Peserta berasal dari lima kategori ketunaan, yaitu tunagrahita (15 orang), tunadaksa (4 orang), tunarungu (16 orang), tunanetra (1 orang), dan autis (1 orang),” lapor Satria Budi. (*)