TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Jambi yang digelar di BW Luxury Hotel, Sabtu (6/9/2025), nampaknya tak hanya menjadi ajang musyawarah internal, tetapi juga menjadi salah satu momen pembuktian bahwa Partai Golkar adalah partai yang anti praktik KKN.

Sebab, dihari dan tempat yang sama, Merah Putih Institute Jambi menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan lokasi Musda.

Tuntutannya tegas, mereka meminta aparat penegak hukum mempercepat penuntasan kasus suap ketok palu APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 yang hingga kini dinilai mandek dan tidak menyentuh semua pihak yang terlibat.

“Gerakan ini lahir dari rasa tidak percaya masyarakat terhadap lembaga penegak hukum, khususnya dalam menangani perkara korupsi yang melibatkan elite politik,” tegas Revaldo Purba perwakilan Merah Putih Institute, Jumat (5/9/2025).

Baca juga:  HTN 2024, Christian DN Soroti Minimnya Gagasan Cabup Tanjabbar Untuk Kesejahteraan Masyarakat Tani

Salah satu nama penting yang mereka sorot ialah Agus Rubyanto, kader Golkar yang kini menjabat Bupati Tebo periode 2024–2029.

“Kami menuntut aparat hukum segera membuka kembali kasus dan segera menetapkan Agus Rubyanto sebagai tersangka. Dalam putusan PN Jambi Nomor 6 Tahun 2022, ia disebut memberikan suap kepada Zumi Zola untuk mendapatkan proyek. Namun hingga kini, tidak ada langkah hukum terhadapnya,” katanya.

Ia menilai kinerja aparat hukum terkesan lamban dan tidak profesional. Merah Putih Institute berjanji akan terus mengawal kasus ini sampai semua pihak yang terlibat diseret ke meja hijau.

Tak hanya menekan penegak hukum, pihaknha juga menyoroti sikap Partai Golkar. Mereka mendesak Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk segera memecat dan menonaktifkan Agus Rubyanto dari keanggotaan partai.

Baca juga:  Bahas Strategi Kemandirian Energi: Presiden Prabowo Subianto Gelar Rapat Internal di Istana Merdeka

“Golkar harus menunjukkan komitmennya sebagai partai anti KKN dan mendukung astacita Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju Indonesia Emas 2045. Untuk itu, kader bermasalah seperti Agus Rubyanto harus segera dievaluasi dan dicopot,” pungkasnya. (*)