“Perawatan jalan dalam kota butuh aspal setiap saat. Kalau terus membeli dari AMP swasta, tentu akan jauh lebih mahal,” tambahnya.

Sumarsen menyampaikan bahwa rekomendasi pengaktifan kembali UPTD UPCA sudah masuk dalam notulen rapat kerja Banggar bersama pemerintah kota. Harapannya, usulan ini dapat direalisasikan dalam APBD 2026.

“Sudah masuk rekomendasi Banggar, tinggal pemerintah serius menindaklanjutinya. Ini penting untuk efisiensi dan pelayanan infrastruktur yang lebih baik,” tegasnya. (*)

Baca juga:  Waka II DPRD Provinsi Jambi Samsul Ridwan: Revolusi Belum Selesai, Mahasiswa Harus Tegas Bela Kaum Marhaen