“Ini adalah salah satu peluang yang menjanjikan untuk kita eksplorasi bersama. Seperti diketahui, Indonesia sedang menjajaki kemungkinan untuk menjadi pusat pangan pokok di kawasan ini,” ungkap Djamari.

Duta Besar Yordania H.E. Sudqi Al Omoush menyambut baik peluang kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah Yordania untuk memperluas kemitraan dengan Indonesia di berbagai bidang strategis.

“Kami telah membahas kerja sama di bidang teknologi drone. Penggunaan drone saat ini tidak hanya terbatas pada pertahanan, seperti sistem jamming atau aplikasi militer lainnya, tetapi juga mulai dimanfaatkan dalam sektor pertanian. Ke depan, kami akan terus merumuskan bentuk kerja sama (joint venture) untuk mengembangkan industri ini,” kata H.E. Sudqi.

Baca juga:  Presiden Prabowo Tiba di Brasil untuk Hadiri KTT BRICS 2025

Pertemuan juga dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam Duta Besar Mohammad K. Koba dan Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Asia Nur Rokhmah Hidayah. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat hubungan kerja sama lintas sektor antara kedua negara.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan komitmen untuk menindaklanjuti pembahasan melalui kerja sama teknis di tingkat kementerian/lembaga terkait. (*)