“Saya melihat potensi besar di Jambi, baik dari sisi sumber daya manusia maupun arah kebijakan pembangunan. Dengan kolaborasi dan strategi yang tepat, Jambi bisa menjadi model kota berkembang yang berorientasi masa depan,” kata Goh.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas peluang investasi lintas sektor, termasuk pengembangan kawasan ekonomi kreatif dan kerja sama pendidikan serta teknologi perkotaan.
Pemerintah Kota Jambi berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Maulana menegaskan, pihaknya akan terus memperluas jaringan kerja sama internasional sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah.
“Kita ingin Kota Jambi menjadi bagian dari jaringan kota dunia yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada kearifan lokal,” tuturnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah baru dalam diplomasi pembangunan daerah, sekaligus menunjukkan komitmen Wali Kota Jambi menghadirkan inovasi dan kolaborasi lintas negara demi kesejahteraan warga. (*)





Tinggalkan Balasan