TANYAFAKTA.CO, JAKARTA –  Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Ketua Forum Sehat Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, menghadiri penganugerahan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2025 di Aula Siwabessy, Kementerian Kesehatan RI, Jumat (28/11/2025).

Pada ajang tersebut, Kota Jambi kembali meraih predikat Swasti Saba Wistara, kategori tertinggi dalam KKS, serta STBM Award tingkat Madya.

Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan hidup di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, kita meraih penghargaan Kota Jambi kategori Swasti Saba Wistara, yaitu kategori tertinggi derajat tiga daerah, dan juga mendapatkan STBM Award tingkat madya, naik dari tahun sebelumnya,” ujar Maulana.

Penghargaan Swasti Saba Wistara diberikan berdasarkan hasil verifikasi Tim Verifikasi Tingkat Pusat terhadap implementasi KKS serta pencapaian pilar-pilar STBM, sesuai amanat Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Tahun 2005. Penetapan penghargaan disampaikan melalui surat resmi Kemendagri Nomor 400.5.7/8790/Bangda tertanggal 24 November 2025.

Selain itu, penilaian kinerja KKS dan STBM tahun ini diatur melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1125/2025 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2025, serta Kepmenkes Nomor HK.01.07/MENKES/922/2025 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan STBM Tahun 2025.

Baca juga:  Walikota Jambi Apresiasi RS Tk III Bratanata Atas Baiknya Pelayanan Terhadap Anak Penderita Gizi Buruk dan TBC

Ketua Forum Sehat Kota Jambi, Nadiyah Maulana, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Ini bukan hanya predikat, tetapi wujud komitmen kita bersama seluruh masyarakat Kota Jambi untuk terus menjaga kota yang kita cintai menjadi kota yang sehat, bersih, tangguh, dan mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” ujarnya.

Mengenai penghargaan ini, Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan secara rutin menyelenggarakan ajang apresiasi Swasti Saba KKS dan STBM. Swasti Saba KKS diberikan dua tahunan bagi kabupaten/kota yang berhasil menerapkan 9 tatanan pembangunan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat.

Sementara untuk tingkatan penghargaan KKS ada tiga yaitu :

1. Saba Padapa (Pemantapan)

2. Saba Wiwerda (Pembinaan)

3. Saba Wistara (Pengembangan)

Kota Jambi kembali meraih predikat Wistara tahun ini, sehingga telah meraihnya tiga kali berturut-turut. Tahun depan, Kota Jambi berhak mengikuti penilaian untuk tingkatan tertinggi Wistara Paripurna.

Baca juga:  Marsda TNI Eko Dono Indarto Puji Perkembangan Koperasi Merah Putih di Provinsi Jambi

9 Tatanan Penghargaan KKS

Terdapat sembilan tatanan penilaian dalam KKS, antara lain: kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, pariwisata, perkantoran dan industri, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, serta pencegahan dan penanganan bencana.

Pada tatanan Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, Pemkot Jambi melakukan berbagai langkah, seperti:

Peningkatan akses layanan kesehatan,penguatan edukasi dan pengendalian perilaku berisiko,pemberdayaan posyandu dan kader kesehatan,penerapan kawasan tanpa rokok,penyediaan fasilitas olahraga dan ruang publik sehat, serta pengembangan layanan digital kesehatan.

“Fasilitas olahraga dan ruang publik sehat juga terus ditingkatkan, termasuk pemanfaatan layanan digital kesehatan,” ungkap Maulana.

Pada tatanan Perlindungan Sosial, Pemkot Jambi telah menyusun regulasi kesejahteraan sosial, menekan angka kriminalitas melalui kerja lintas sektor, serta memberikan pelayanan komprehensif bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

“Optimalisasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan layanan pengaduan masyarakat juga menjadi bagian dari strategi utama,” tambahnya.

Tiga Inovasi Unggulan Kota Jambi Sehat

  • Sewerage System: pembangunan sistem perpipaan air limbah.
  • Sanitary Landfill: pengelolaan TPA dari metode open dumping ke sistem saniter.
  • Bangkit Berdaya: pembangunan kelurahan berbasis swadaya masyarakat secara terpadu.
Baca juga:  Nadiyah Maulana Lantik Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Jambi

Sebelumnya, pada 2023 di bawah kepemimpinan Pj. Wali Kota Sri Purwaningsih, Kota Jambi juga berhasil meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara.

Tantangan dalam Proses Penilaian

Maulana tidak menampik bahwa masih terdapat sejumlah kendala dalam proses pencapaian tahun ini, terutama terkait koordinasi lintas sektor yang berada di luar kewenangan pemerintah kota, seperti pengelolaan terminal, sungai, pendidikan tingkat SMA, serta persoalan batas wilayah. Meski begitu, ia bersyukur Kota Jambi tetap dapat mempertahankan prestasi tertinggi tersebut.

Dukungan Pemerintah Pusat

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa penghargaan KKS dan STBM merupakan pengakuan nyata atas komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga hasil kerja bersama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat,” kata Menkes.

Acara penganugerahan turut dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta mitra pembangunan nasional dan internasional. (AAS)