“Ini perlu perhatian serius karena banyak rumah warga yang habis terbakar, perahu yang menjadi sarana mata pencarian juga ikut terbakar,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung harapan terkait pencairan dana Participating Interest (PI) pada tahun 2026 mendatang. Menurutnya, Tanjung Jabung Barat sebagai daerah penghasil akan menjadi salah satu yang paling diuntungkan.
Sementara itu, masyarakat Desa Sungai Dualap menyambut baik bantuan tersebut. Sejumlah korban kebakaran mengaku terbantu, terutama pelaku UMKM yang kini dapat kembali memulai usaha mereka. Bantuan kapal nelayan juga dinilai sangat vital untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat sekitar.
Dengan langkah cepat dan responsif ini, Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Al Haris kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat masyarakat menghadapi masa-masa sulit. (*)



Tinggalkan Balasan