TANYAFAKTA.CO, JAMBI – MI Al-Amanah berlokasi di Kp. Ciparahu RT/RW 001/007, Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, dan menjadi salah satu tumpuan pendidikan dasar berbasis keislaman bagi anak-anak di wilayah perdesaan tersebut.

Letak geografis yang cukup jauh dari pusat kota membuat madrasah ini melayani banyak siswa dari keluarga petani dan buruh harian yang mendambakan pendidikan layak bagi anak-anak mereka.

Saat ini MI Al-Amanah beroperasi sebagai madrasah ibtidaiyah swasta dengan dukungan masyarakat setempat, wali murid, serta tokoh desa yang bersama-sama menjaga agar proses belajar mengajar tetap berjalan meski minim sarana prasarana. Kegiatan-kegiatan keagamaan dan pendidikan di madrasah ini kerap melibatkan warga sekitar sehingga sekolah menjadi pusat aktivitas sosial dan spiritual di kampung.

Baca juga:  Rektor UIN STS Jambi Pimpin Rapat Koordinasi Efisiensi Anggaran 2025

Bangunan dan ruang belajar MI Al-Amanah masih jauh dari standar ideal; beberapa ruang kelas memanfaatkan bangunan lama dengan pencahayaan dan ventilasi terbatas serta lantai seadanya. Keterbatasan ruang membuat beberapa kegiatan belajar harus dilakukan secara bergantian, dan belum semua ruang memiliki kelengkapan media pembelajaran yang memadai.

Sarana pendukung seperti perpustakaan, laboratorium, dan ruang bermain edukatif belum tersedia secara memadai, sehingga guru sering berinovasi menggunakan bahan-bahan sederhana untuk menunjang proses pembelajaran. Fasilitas sanitasi dan tempat wudu juga masih sederhana dan membutuhkan peningkatan agar lebih layak dan higienis bagi siswa.

Dalam kondisi serba terbatas, MI Al-Amanah melayani puluhan siswa dari berbagai kelompok usia yang terbagi dalam beberapa kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 4. Para siswa datang dari lingkungan sekitar Kp. Ciparahu dan desa-desa terdekat, dengan latar belakang ekonomi sederhana dan motivasi kuat untuk terus bersekolah.

Baca juga:  Gubernur Al Haris: Hadapi Zaman Modern dengan 3 Kunci, Ilmu Pengetahuan, Skill dan Sikap