Kepala stasiun (Kepsta) TVRI Jambi, Herly Marjoni, mengungkapkan bahwasanya piala dunia bukan sekadar pesta olahraga, melainkan kado bagi seluruh rakyat Indonesia.

Melalui siaran TVRI yang menjangkau pelosok negeri, pemerintah berharap ajang ini mampu menghidupkan kembali ekonomi kerakyatan, mulai dari usaha sablon hingga pelaku UMKM di daerah.

Ia menegaskan, sebagai pemegang lisensi siaran piala dunia (host broadcaster), TVRI memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menikmati setiap pertandingan secara gratis melalui antena UHF.

Gairah Piala Dunia ini diharapkan tidak hanya berhenti di layar kaca. Pemerintah optimis momentum ini akan menumbuhkan usaha-usaha baru. Mulai dari sektor kreatif seperti percetakan sablon kaos bola hingga geliat UMKM makanan dan minuman diprediksi akan meningkat tajam seiring dengan maraknya aktivitas nonton bareng (nobar).

Baca juga:  Irwasda Polda Jambi Hadiri Kegiatan Kick Off World Cup 2026, Wujudkan Sinergitas lewat Olahraga

TVRI telah memastikan enam satuan transmisi dalam kondisi prima yang tersebar di Provinsi Jambi, untuk meningkatkan kualitas siaran. Meliputi transmisi Telanaipura, Tungkal Ilir, Muara Bungo, Sarolangun, Merangin dan Sungai Penuh.

Masyarakat diimbau untuk segera memasang antena UHF di rumah masing-masing agar tidak tertinggal keseruan pertandingan. Pihak TVRI juga menyatakan kesiapannya untuk membantu warga yang mengalami kesulitan teknis dalam pemasangan antena.

“Kalau TVRI yang menyelenggarakan, tentu tidak berbayar. Namun, bagi pihak hotel atau kafe besar yang bersifat bisnis, tentu ada aturan tersendiri yang sedang kami koordinasikan dengan pusat. Intinya, kami ingin masyarakat menikmati bola dengan cara yang paling mudah, yaitu melalui antena UHF,” tutup Herly Marjoni. (*)

Baca juga:  Walikota Maulana Serahkan Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Kepada Warga