“PGIW memiliki peran strategis sebagai jembatan Polri dalam mensosialisasikan kesadaran kamtibmas di tengah masyarakat. Gereja juga menjadi cooling system yang efektif dalam mencegah potensi perpecahan dan paham radikalisme,” ungkapnya.

Perwakilan Gubernur Jambi juga menyampaikan harapan agar PGIW dapat terus berkontribusi dalam membangun kerukunan umat beragama serta membina generasi muda yang tangguh.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan makan siang bersama, serta doa penutup. Sekira pukul 11.30 WIB seluruh rangkaian kegiatan selesai dalam keadaan aman dan kondusif.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Hm Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan pengurus PGIW Jambi yang berlangsung aman dan penuh khidmat.

Baca juga:  Dampingi Komisi V DPR RI, Gubernur Al Haris Bantu 25 Milyar Pembebasan Lahan Pintu Air Sungai Asam

“Polda Jambi mengapresiasi pelaksanaan pelantikan PGIW Jambi yang berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Kami menilai keberadaan PGIW sangat strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya melalui peran gereja sebagai cooling system di tengah masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan merupakan kunci utama dalam menjaga persatuan serta mencegah potensi konflik sosial.

“Kami berharap kepengurusan PGIW yang baru dapat terus bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah dalam memperkuat kerukunan umat beragama, menangkal radikalisme, serta menjaga persatuan dan kesatuan di Provinsi Jambi,” tutupnya. (*)