Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pemilihan Bujang Gadis merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan berinovasi.
“Meski dilaksanakan dengan efisiensi, kegiatan ini tetap terlaksana berkat dukungan pemerintah dan sponsor. Kami berharap peserta dapat meningkatkan kedewasaan, pengalaman, serta terus berkontribusi bagi Kota Jambi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Promosi dan Kemitraan, Rulianty, SE, dalam laporannya menyebutkan bahwa tahun ini terdapat 102 peserta yang mengikuti seleksi, terdiri dari 97 peserta kategori kecamatan dan 5 peserta kategori umum.
“Untuk Bujang sebanyak 47 orang dan Gadis sebanyak 55 orang,” ungkapnya.
Dari seluruh peserta, nantinya akan dipilih 11 pasang Bujang Gadis atau total 22 orang yang akan melaju ke grand final.

Rulianty juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi serta para sponsor dari pihak swasta maupun lembaga yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Adapun rangkaian seleksi meliputi tahapan pembukaan, pengukuran tinggi dan berat badan serta tes kesehatan awal, psikotes, wawancara, pengumuman semifinalis, kegiatan outbond dan karantina, pembekalan, malam unjuk bakat, tes kesehatan lanjutan, field trip, table manner, hingga puncaknya pada malam grand final.
Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri para camat yang mendampingi peserta, Ketua LAM Kota Jambi, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)





Tinggalkan Balasan