Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta melestarikan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Melalui momentum ini, mari kita bersama-sama membangun Kota Jambi menjadi kota yang semakin maju, berdaya saing, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” tambahnya.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Diza Hazra Aljosha secara resmi membuka Festival Harmoni Budaya Kota Jambi Tahun 2026,” ucap Diza sembari membuka acara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata keberagaman masyarakat Kota Jambi.
“Kota Jambi bukan hanya sebagai wajah bumi Melayu, tetapi juga dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang beragam seperti Tionghoa, Arab, India, dan lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengakomodir pelaku seni budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui keterlibatan UMKM berbasis budaya” jelasnya.
Ia menambahkan, Festival Harmoni Budaya yang digelar selama tiga hari ini diikuti oleh sekitar 500 peserta dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Berbagai penampilan turut memeriahkan Chinese Night, di antaranya Barongsai Leng Chun Say, Wushu, Naga Leng Chun Say, serta atraksi Bian Lian dari Yayasan Kesejahteraan Sentosa (YKS). Selain itu, sejumlah vihara di Kota Jambi juga menampilkan pertunjukan seni seperti tarian, solo song, dan vokal grup yang semakin menyemarakkan suasana. (AAS)





Tinggalkan Balasan