Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat, baik melalui pembangunan jembatan darurat maupun perbaikan permanen, agar aktivitas pendidikan dan perekonomian warga dapat kembali berjalan normal tanpa risiko keselamatan.

“Kami berharap kepada pemerintah dalam hal ini Bupati Sarolangun untuk segera mengambil tindakan dengan memperbaiki jembatan kami,” pungkasnya.

Diketahui, penyebab putusnya jembatan gantung di atas Sungai Narso ini diakibatkan oleh banjir bandang yang terjadi pada Minggu, (26/4/2026) lalu.

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE mengatakan ada 7 jembatan gantung yang mengalami kerusakan, dimana tiga diantaranya putus, tiga jembatan gantung rusak berat dan 1 jembatan gantung rusak ringan.

” Tiga jembatan gantung putus yakni di Desa Bukit Berantai Kecamatan Batang Asai, Desa Tanjung Gagak dan Desa Muaro Lati Kecamatan Bathin VIII,” katanya, didampingi Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Wakapolres Kompol S Berutu, Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, Senin (27/04/2026) saat meninjau lokasi pasca banjir di wilayah Kecamatan Bathin VIII.

Baca juga:  PTPN IV Regional IV Rampungkan Perbaikan Jalan Desa Lidung, Akses Warga Kini Lebih Aman

Sementara untuk kondisi jembatan yang rusak berat terjadi di Desa Simpang Narso, Kecamatan Batang Asai, Desa Teluk Kecimbung dan Desa Pulau Melako Kecamatan Bathin VIII dan 1 jembatan gantung rusak ringan di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun. (AAS)