Dalam proses pemadaman, Damkartan Kota Jambi mengerahkan sebanyak 60 personel dari Pleton 3 Mako, Regu 3 Pos Kotabaru, dan Regu 3 Pos Alam Barajo dengan dukungan tujuh unit armada tempur dan suplai.

Petugas jugo berkoordinasi dengan PLN untuk memutus jaringan listrik di lokasi serta meminta bantuan Pertamina guna penanganan menggunakan fire foam.

Selain itu, aparat TNI dan Polri turut membantu pengamanan lokasi dan pengaturan arus lalu lintas selama proses pemadaman berlangsung.

Berdasarkan laporan Damkartan Kota Jambi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting mesin genset yang berada di dekat truk BBM modifikasi tersebut.

“Diduga api berasal dari korsleting mesin genset yang berada dekat truk BBM yang dimodifikasi,” demikian keterangan dalam laporan Damkartan Kota Jambi.

Baca juga:  Kebakaran di Mapolresta Jambi, Hanguskan Ruangan Samapta dan Penyimpanan Gas Air Mata

Petugas juga menghadapi sejumlah kendala di lapangan, mulai dari banyaknya warga yang mendekati area kebakaran hingga akses jalan sempit yang menyulitkan manuver armada pemadam.

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam 30 menit. Dalam operasi tersebut, petugas menghabiskan sekitar 29 ribu liter air dan 150 liter liquid foam.

Akibat insiden itu, dua personel Damkar yakni M. Ishak Effendi dan Bambang Apriandi mengalami sesak napas dan dehidrasi. Keduanya langsung mendapatkan penanganan dari tim PSC 119.

Setelah memastikan kondisi aman dan melakukan pendinginan di lokasi, seluruh personel kembali ke mako dan pos masing-masing sekitar pukul 21.02 WIB. (*)

Baca juga:  Empat Rumah Hangus Terbakar di Solok Sipin, Wali Kota Jambi Sigap Serahkan Bantuan Tanggap Darurat