TANYAFAKTA.CO, AMBON –  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ambon menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XIV sebagai momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan arah perjuangan organisasi.

Kegiatan ini mengusung tema “Melahirkan Kepemimpinan yang Progresif, Revolusioner dengan Mengedepankan Asas Perjuangan Marhaenisme di Bumi Raja-raja.”

Pembukaan Konfercab berlangsung di Aula Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, Kamis (14/5/2026). Ketua Bidang Organisasi DPC GMNI Ambon, Walter Masiru, yang mewakili Ketua DPC, menyampaikan optimismenya terhadap semangat kader dalam menjaga marwah perjuangan organisasi.

“Saya percaya bahwa gerakan kalian hari ini adalah gerakan yang murni dalam semangat perjuangan di GMNI Ambon,” ujarnya.

Walter menegaskan, Konfercab XIV diharapkan menjadi forum strategis yang melahirkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan organisasi.

Baca juga:  Baleg DPR Tolak Putusan MK, Kaesang Dapat Angin Segar ?

“Kita tetap optimis dan berkomitmen untuk menjalankan kegiatan Konfercab XIV DPC GMNI Ambon agar agenda ini menghasilkan putusan-putusan yang baik,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP GMNI, Patra Dewa, menilai pelaksanaan konferensi berjalan sesuai mekanisme organisasi. Ia menekankan pentingnya persatuan ideologis di antara kekuatan gerakan mahasiswa yang berlandaskan Marhaenisme.

“Pelaksanaan Konferensi Cabang dilaksanakan dengan baik dan telah berjalan sesuai mekanisme organisasi,” ungkapnya.

Menurut Patra, Marhaenisme tidak sekadar menjadi identitas organisasi, tetapi juga harus menjadi alat perjuangan dalam menjawab persoalan sosial masyarakat.

“Kita ini berasal dari tiga organisasi yang memiliki asas Marhaenisme, sehingga sudah saatnya bersatu secara ideologis dengan menjadikan Marhaenisme sebagai asas perjuangan bersama,” tegasnya.

Agenda Konfercab kemudian berlanjut di Gedung Moderasi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Sabtu (16/5/2026). Sebanyak 12 komisariat yang terdiri dari tujuh komisariat caretaker dan lima komisariat definitif terlibat dalam proses penentuan kepemimpinan baru.

Baca juga:  GMNI Desak Reforma Agraria Sejati, Gelar Aksi di Depan ATR/BPN pada Hari Tani Nasional

Melalui sidang pleno, Eston Halamury ditetapkan sebagai Ketua DPC GMNI Ambon periode 2026–2028 setelah memperoleh tiga rekomendasi dari Dewan Pengurus Komisariat (DPK) definitif. Sementara Dadang Rettob ditetapkan sebagai Sekretaris DPC GMNI Ambon periode yang sama dengan perolehan tiga rekomendasi.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Ketetapan Nomor: 08/Tap/Konfercab.GMNI-Amb/V/2026 tentang Pengesahan Ketua dan Sekretaris Terpilih Konferensi Cabang DPC GMNI Ambon Tahun 2026.

Ketua terpilih, Eston Halamury, menegaskan komitmennya untuk membawa GMNI Ambon tetap berpihak kepada kaum marhaen, sekaligus responsif terhadap dinamika zaman.

“Atas dukungan yang diberikan melalui rekomendasi komisariat, saya berkomitmen membawa arah gerakan DPC GMNI Ambon agar mampu menghadapi tantangan zaman dan tetap berpihak kepada kaum marhaen,” ujarnya.

Baca juga:  DPP GmnI Desak Kementerian Kehutanan Meninjau Kembali Status Taman Nasional Mutis Timau

Ia juga menekankan pentingnya penguatan internal organisasi dengan mengedepankan kepentingan komisariat di Kota Ambon.

“Saya akan fokus pada internalisasi organisasi dengan mengutamakan kepentingan komisariat se-Kota Ambon,” katanya.

Eston berharap seluruh kader GMNI Ambon tetap solid dan mampu hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari perjuangan membela kaum tertindas dan terpinggirkan.

“Harapan terbesar saya, seluruh kader GMNI Ambon dapat terus berkontribusi dalam setiap perjumpaan dengan kaum marhaen, menjaga solidaritas, serta konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat yang tertindas dan terpinggirkan,” tutupnya. (*)