TANYAFAKTA.CO, KOTA METRO – Konferensi Cabang Luar Biasa (KONFERCABLUB) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Metro resmi digelar di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Minggu (17/5/2026).

Forum yang berlangsung dalam suasana demokratis dan penuh semangat persaudaraan itu dihadiri tiga komisariat GMNI se-Kota Metro, yakni DPK Universitas Muhammadiyah Metro, DPK UIN Jurai Siwo, dan DPK Universitas Lampung Kampus B.

Menjelang persidangan dimulai, DPK Unila Kampus B memilih abstain. Meski demikian, persidangan tetap dilanjutkan karena telah memenuhi kuorum sesuai mekanisme organisasi.

Melalui forum tersebut, Bung Muhammad Khoirur Rofiki resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC GMNI Kota Metro, sementara Bung Muhammad Abie Faisal ditetapkan sebagai Sekretaris DPC GMNI Kota Metro periode 2026–2028 di bawah kepemimpinan DPP GMNI Sujahri Somar–Amir Mahfut.

Baca juga:  Haul Bung Karno: Antara Memori Historis dan Tanggung Jawab Ideologis

Penetapan itu tertuang dalam Surat Ketetapan Nomor: 07/TAP/ tentang Pengesahan Ketua dan Sekretaris Terpilih Konferensi Cabang Luar Biasa DPC GMNI Kota Metro periode 2026–2028.

Mengusung tema “Meneguhkan Konsolidasi Organisasi untuk Mewujudkan Kepemimpinan Marhaenis yang Progresif dan Revolusioner”, agenda tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan kembali semangat perjuangan kader GMNI Kota Metro.

Dalam sambutannya, Ketua terpilih Muhammad Khoirur Rofiki menegaskan bahwa KONFERCABLUB lahir dari semangat bersama untuk menjaga keberlangsungan organisasi dan memperkuat persatuan kader.

“Konfercablub ini bukan lahir karena kepentingan individu ataupun kelompok tertentu, tetapi lahir dari semangat bersama untuk menjaga keberlangsungan organisasi dan memperkuat persatuan kader GMNI Kota Metro,” tegasnya.

Baca juga:  Pengamat Politik : DPP Harus Perhatikan Fakta Persidangan dalam Pemilihan Ketua DPD Golkar Jambi

Ia juga menilai KONFERCABLUB bukan sekadar agenda administratif, melainkan ruang evaluasi, koreksi, dan konsolidasi perjuangan organisasi.

“Forum ini adalah ruang evaluasi, ruang koreksi, sekaligus ruang konsolidasi perjuangan. Organisasi yang hidup adalah organisasi yang berani menghadapi persoalan, berani melakukan pembenahan, dan berani menentukan arah gerak baru demi keberlanjutan cita-cita perjuangan,” ujarnya.

Khoirur menambahkan, kepengurusan DPC GMNI Kota Metro periode 2026–2028 akan dibangun dengan semangat kolektif-kolegial dan mengedepankan persatuan kader sebagai fondasi utama organisasi.

Arah perjuangan tersebut disebut sejalan dengan visi Ketua Umum DPP GMNI periode 2025–2028, Sujahri Somar, yakni “Menyulam Persatuan”.

Ke depan, GMNI Kota Metro diharapkan menjadi organisasi yang aktif dalam gerakan rakyat, kuat secara ideologi, serta mampu menghadirkan ruang intelektual yang progresif bagi kader maupun masyarakat.

Baca juga:  DPW GibranKu Jambi Siap Menyukseskan Acara Satu Dekade Presiden Jokowi

“Konfercablub ini juga menjadi ruang refleksi, evaluasi, dan konsolidasi organisasi guna melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa GMNI Kota Metro menjadi organisasi perjuangan yang lebih solid, progresif, dan revolusioner,” tutupnya. (*)