Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana turut memaparkan transformasi besar yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Jambi melalui program Kota Jambi Bahagia, khususnya pada aspek “B” yaitu Bersih, melalui reformasi sistem pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Menurutnya, pertumbuhan penduduk dan perubahan pola hidup masyarakat menuntut adanya perubahan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.

“Sekarang produksi sampah kita hampir mencapai 500 ton per hari. Kita tidak bisa lagi mengandalkan TPS di pinggir jalan protokol. Karena itu, melalui Program Kampung Bahagia, kita siapkan bentor pengangkut sampah langsung dari rumah ke rumah menuju transfer depo,” jelasnya.

Ia mengajak generasi muda untuk turut mendukung perubahan budaya pengelolaan sampah demi menciptakan Kota Jambi yang bersih, nyaman, dan layak menjadi tujuan wisata.

Baca juga:  Walikota Jambi Pimpin Apel Satgas Penindakan Geng Motor, Kerahkan 500 Personil

“Kalau kota bersih, orang datang nyaman, makan nyaman, tinggal nyaman. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Wali Kota Padel Cup 2026, Aditya Hartanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan turnamen berlangsung sangat sukses dan melampaui ekspektasi, mengingat ini merupakan event perdana di Kota Jambi.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Dalam waktu singkat, olahraga padel yang baru berkembang sekitar empat bulan di Kota Jambi mampu menghadirkan 157 pasangan peserta. Ini menjadi bukti bahwa padel mendapat tempat di hati masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain pertandingan olahraga, event ini juga melibatkan 10 tenant UMKM yang terdiri dari brand fashion olahraga, kuliner dan minuman, hingga layanan medical check-up.

Baca juga:  Walikota Jambi Lepas Ribuan Pelari pada Presisi Merdeka Run 2025

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi, khususnya Bapak Wali Kota, atas dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Harapannya, Wali Kota Padel Cup dapat terus berkembang menjadi agenda olahraga unggulan di Kota Jambi,” katanya.

Ajang Wali Kota Padel Cup 2026 menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, komunitas olahraga, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan ruang olahraga modern yang sehat, kompetitif, sekaligus produktif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Jambi. (*)