Manager Community Involvement & Development Regional 1, Iwan Ridwan Faizal mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM perempuan.

“Melalui pelatihan dan studi banding ini, kami berharap anggota Kelompok KUALITAS tidak hanya memperoleh keterampilan baru dalam menghasilkan produk makanan ringan yang memiliki nilai jual, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai pengelolaan usaha yang baik dan berkelanjutan. Kami ingin kelompok ini mampu menghadirkan produk unggulan yang khas, kompetitif, dan dapat diproduksi secara berkala sehingga memberi dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan UMKM lokal menjadi salah satu fokus perusahaan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga pelatihan dan pelaku usaha berpengalaman menjadi langkah penting agar masyarakat memperoleh pembelajaran yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Baca juga:  PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran

Melalui kegiatan ini, enam anggota Kelompok KUALITAS diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam memproduksi makanan ringan berbahan dasar singkong, sekaligus memperkuat pengetahuan mengenai pengelolaan usaha dengan standar yang baik dan tepat. Program ini juga ditargetkan mampu menghadirkan setidaknya dua produk lokal baru yang dapat diproduksi secara berkala oleh kelompok.

Ke depan, pengembangan produk baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Kelompok KUALITAS melalui hadirnya produk yang lebih kompetitif dan memiliki nilai tambah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah penguatan kapasitas kelompok dalam menerapkan standardisasi proses produksi yang baik guna meningkatkan kualitas produk UMKM lokal. (*)