TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menerima kunjungan kerja dan koordinasi dari jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) yang turut didampingi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanjab Barat.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor KONI Provinsi Jambi tersebut membahas persiapan serta kepastian regulasi anggaran menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang direncanakan digelar pada 2027 mendatang.

Rombongan DPRD Tanjab Barat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat, Syafril Simamora, bersama perwakilan anggota Komisi III. Sementara itu, rombongan diterima langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, didampingi Sekretaris Umum Muhammad Ali dan jajaran pengurus lainnya.

Baca juga:  Didemo soal Rangkap Jabatan, Mat Sanusi : KONI Termasuk Lembaga Negara?

Dalam kesempatan tersebut, Syafril Simamora menegaskan bahwa pada prinsipnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat siap mengemban amanah sebagai tuan rumah Porprov Jambi 2026/2027. Namun, pihaknya berharap pelaksanaan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut tidak kembali mengalami penundaan.

Untuk mematangkan kesiapan pembiayaan, Syafril mengusulkan adanya komunikasi dan koordinasi yang melibatkan seluruh kepala daerah di Provinsi Jambi.

“Kami mengusulkan agar Ketua KONI Provinsi Jambi segera duduk bersama Gubernur serta seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi untuk membahas secara khusus pelaksanaan Porprov ini. Langkah ini penting agar ada arahan langsung dari Gubernur kepada masing-masing kepala daerah untuk menyiapkan plot anggaran khusus demi menyukseskan Porprov di Tanjab Barat,” ujar Syafril Simamora.

Baca juga:  Semangat Merah Putih: Pebalap AHM Tampil All Out di IATC Mandalika Bersamaan dengan MotoGP

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyatakan sepakat bahwa keberlangsungan kompetisi sangat penting bagi masa depan olahraga daerah. Menurutnya, penundaan pelaksanaan Porprov akan berdampak terhadap siklus pembinaan atlet yang selama ini telah berjalan.

Ia menegaskan bahwa para atlet membutuhkan kepastian agenda kompetisi sebagai bagian dari proses pembinaan dan peningkatan prestasi.

Sebagai langkah antisipasi apabila kemampuan APBD daerah belum mencukupi, Mat Sanusi mengungkapkan bahwa KONI Provinsi Jambi juga tengah menjajaki berbagai alternatif sumber pendanaan, termasuk dari sektor swasta dan korporasi.

“Kami terus melakukan koordinasi dan menjajaki komunikasi dengan pihak SKK Migas untuk ikut mendukung pelaksanaan Porprov nantinya, terutama jika anggaran daerah dirasa masih belum memungkinkan. Sangat disayangkan bagi program pembinaan atlet apabila pelaksanaan Porprov ini kembali ditunda,” tegas AKBP Mat Sanusi.

Baca juga:  Diduga Langgar Izin, Petrochina Dilaporkan KKRJ ke Kejati Jambi

Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus mengawal seluruh tahapan persiapan Porprov agar dapat terlaksana sesuai rencana.

Sebagai tindak lanjut, berbagai poin penting dan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi antara KONI Provinsi Jambi dan DPRD Tanjung Jabung Barat akan dirangkum dan dilaporkan kepada Gubernur Jambi guna memperoleh arahan serta dukungan kebijakan lebih lanjut. (*)