Pada kesempatan tersebut, Danrem juga mengajak seluruh prajurit untuk senantiasa bersyukur atas perlindungan Tuhan Yang Maha Esa selama melaksanakan tugas negara.
“Patut kita panjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena sebanyak 450 prajurit yang berangkat melaksanakan penugasan, 450 prajurit pula yang kembali dengan lengkap. Capaian ini merupakan anugerah yang sangat berharga dan patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel, kepemimpinan para komandan di lapangan, disiplin yang tinggi, kepatuhan terhadap prosedur operasi, soliditas antar personel, serta perlindungan dan ridho Tuhan Yang Maha Esa.
Lebih lanjut, Danrem mengingatkan bahwa meskipun penugasan telah berakhir, seluruh personel masih harus melanjutkan perjalanan menuju homebase di Provinsi Jambi.
“Saya mengingatkan kepada seluruh prajurit agar tetap menjaga disiplin, faktor keamanan personel maupun materiil, serta melaksanakan seluruh tahapan perjalanan menuju homebase dengan aman, tertib, dan penuh kewaspadaan. Jangan sampai keberhasilan yang telah diraih selama penugasan ternoda oleh kelalaian pada tahap akhir perjalanan,” tegasnya.
Acara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh rasa bangga. Kehadiran para prajurit yang kembali dengan kekuatan lengkap menjadi simbol keberhasilan pelaksanaan tugas negara sekaligus wujud nyata pengabdian TNI Angkatan Darat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta membantu masyarakat di wilayah penugasan.
Keberhasilan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh prajurit TNI untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara di manapun bertugas. (*)





Tinggalkan Balasan