Penerapan standar tersebut mencakup ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu di 176 unit, ISO 14001 untuk manajemen lingkungan di 143 unit, serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di 191 unit.

Perusahaan juga menerapkan ISO 22000 untuk keamanan pangan di tiga unit dan ISO 37001 untuk sistem manajemen antipenyuapan di delapan unit.

Berbagai sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat sistem pengelolaan operasional agar berjalan sesuai standar dan prinsip tata kelola yang baik.

Integrasikan Prinsip ESG dalam Operasional

Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, mengatakan penguatan standar keberlanjutan merupakan bagian dari integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan operasional perusahaan.

Baca juga:  Pasca Lebaran, PalmCo Bersiap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi Terbaru

Upaya tersebut juga mencakup pengembangan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit agar dapat memberikan nilai tambah dan mendukung efisiensi sumber daya.

“Penerapan ESG tidak berhenti pada pemenuhan standar, tetapi bagaimana prinsip tersebut terintegrasi dalam proses bisnis,” ujar Ugun.

Melalui perluasan sertifikasi dan penguatan tata kelola ESG secara berkelanjutan, PTPN IV PalmCo optimistis dapat memperluas akses pasar ekspor bagi produk sawit Indonesia.

Langkah ini dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya tuntutan pasar internasional terhadap standar lingkungan, keberlanjutan, dan ketertelusuran produk. (*)